6 TRIK Manajemen Keuangan Bisnis Kopi Kekinian

Manajemen Keuangan Bisnis Kopi – Maraknya coffee shop yang hadir di indonesia membuktikan bahwa kopi tidak hanya sekedar menjadi minuman di pagi hari ataupun dinikmati oleh kaum adam saja. Bahkan semakin varian cita rasa dari kopi saat ini membuat kopi tak hanya sekedar menjadi minuman untuk kaum yang berumur saja, tetapi juga bisa dinikmati oleh kalangan remaja bahkan, kaum yang mengukuhkan diri mereka sebagai kaum milenial.

Bagi pemilik kedai kopi, biasanya mulai membangun bisnis berdasarkan kegemarannya pada dunia kopi. Tentunya pengelolaan kedai kopi tidak cukup hanya dengan bermodalkan kegemaran menikmati kopi. Namun, ada tanggung jawab lain yang harus dilakukan agar kedai kopi tetap berjalan, memberikan rasa aman pada pegawai, membangun fasilitas yang lebih baik bagi pelanggan, dan menyejahterakan pemiliknya. Tanggung jawab itu bernama manajemen keuangan.

Saat menjalankan suatu bisnis, maka tidak bisa dipungkiri bahwa ujung tombak berjalan tidaknya usaha tersebut ialahmodal. Oleh karena itu, kedai kopi yang maju bukan hanya memiliki cara pengolahan dan penyajian kopi yang nikmat saja namun juga memiliki manajemen keuangan yang baik.

Sepenting apa manajemen keuangan dalam sebuah kedai kopi? Bisa diibaratkan manajemen keuangan adalah cangkir-cangkir kopi yang bukan hanya sebagai wadah, tapi ia juga menjadi penolong agar seduhan kopi bisa dinikmati dengan aman dan nyaman.

Manajemen Keuangan Bisnis Kopi

Manajemen Keuangan Bisnis Kopi

#1 Membantu Perencanaan

Saat sebuah kedai kopi mulai berjalan, pastikan manajemen keuangan juga harus berjalan agar seimbang. Dengan adanya manajemen keuangan yang baik, tentunya akan bisa diketahui seberapa besar kekuatan keuangan yang dimiliki oleh kedai kopi tersebut. Sehingga bisa membantu perencanaan bisnis kedai kopi kedepannya. Contohnya menambah jumlah karyawan, mengganti desain interior, atau membeli mesin kopi yang baru.

#2 Memantau Perkembangan Bisnis

Sebuah kedai kopi harus selau dipantau perkembangan bisnisnya, salah satu caranya ialah dengan melihat laporan keuangannya. Oleh sebab itu, manajemen keuangan tidak boleh disepelekan. Dengan melihat laporan pendapatan, arus kas, aktiva lancar, modal kerja, utang serta piutang, maka akan bisa dilihat bisnis kedai kopi yang dimiliki semakin berkembang, stagnan, atau justru mengalami kemunduran.

#3 Mengontrol Keuangan

Adanya manajemen keuangan yang baik akan membantu kedai kopi  untuk menyusun kebijakan ke depannya, juga untuk mengontrol keuangan secara bijak agar tidak terjadi salah kelola. Pengeluaran kedai kopi jangan sampai lebih besar dibandingkan dengan pendapatannya. Untuk urusan pengelolaan keuangan, Anda bisa memanfaatkan Aplikasi Kasir Android Super Mudah sebagai software akuntansi tepercaya. Dengan bantuan Jurnal, Anda bisa mengelola keuangan lebih mudah dan nyaman. Karena Anda bisa melihat kondisi keuangan coffeshop sekaligus memantau stok atau persediaan koip Anda”

#4 Menilai Kelayakan Investasi

Di masa kini, kedai kopi memiliki peluang besar untuk menarik investor untuk menginvestasikan uangnya. Apalagi kedai kopi terbilang bisnis kekinian yang sangat menjanjikan saat ini. Namun investor tentunya tidak sembarang berinvestasi, ada hal-hal yang ia pertimbangkan, salah satunya manajemen keuangan.

Investor tentunya tidak mau gegabah menginvestasikan dana untuk kedai kopi yang tak bisa mengelola keuangan sendiri. Jika uang sendiri saja tidak bisa dikelola dengan benar, maka investor pun akan berpikir kedai kopi tersebut tidak akan bisa mengelola dana investasi. Seseorang menjadi investor pastilah ada keinginan untuk mendapatkan untung. Dengan adanya  manajemen keuangan ini seperti etalase yang akan membuat investor yakin ataukah tidak untuk masuk ke bisnis kedai kopi tersebut. Kunci manajemen keuangan adalah pencatatan yang rapi.

#5 Mengetahui Asal Pembiayaan

Setiap perusahaan termasuk juga kedai kopi tentunya mempunyai rencana pembiayaan. Hal yang pastinya dilakukan adalah mencari dari mana asal pembiayaan tersebut. Apakah rencana pembiayaan sudah mencukupi ataukah harus ditambah dengan dana dari investor atau berutang pada kreditur. Bahkan bisa saja menjual barang yang Abdi Kopi miliki.

#6 Mengatur Modal Kerja

Modal kerja meliputi beberapa hal, seperti arus kas, aktiva lancar, gaji, serta anggaran operasional. Dalam sebauh pengelolaan keuangan kedai kopi, anggaran yang dimiliki harus ada di atas modal kerja agar bisnis kedai kopi tidak gulung tikar.

Oleh sebab itu, penting sekali adanya manajemen keuangan karena akan terlihat catatan aset, serta seberapa besar uang yang dikeluarkan dan jumlah pemasukan.

Dengan adanya manajemen keuangan juga akan menjadi penentu kapan harus menaikkan gaji karyawan, menambah investasi, membeli alat bisnis dan modal kerja lainnya agar keuangan tetap sehat dan bisnis kian berkembang.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi alasan untuk memiliki manajemen keuangan yang baik pada sebuah kedai kopi. Berbicara tentang kedai kopi tak hanya tentang kecintaan pada biji-biji kopi atau aroma yang memenuhi ruang kedai. Tapi cinta juga harus dibuktikan dengan adanya pengelolaan manajemen keuangan. Di kedai kopi tidak hanya ada kebahagiaan pemilik dan pengelolanya, tapi juga ada kebahagiaan para pencinta kopi yang harus dijaga.

>>> Download Software Keuangan Bisnis Kopi, Klik Disini <<<