Syarat Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan

SIUP – Pada Artikel kali ini kementerianperdagangan akan membahas secara lengkap mengenai syarat pembuatan SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan), prosedur pembuatan SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan), jenis-jenis SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan masih banyak lagi secara lengkap. Sebelum kita membahas semua itu secara lengkap, alangkah baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu apa itu SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

Pengertian SIUP

SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan

SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) adalah sebuah surat izin yang diberikan oleh pejabat atau menteri yang ditunjuk kepada seorang pengusaha yang akan menjalankan suatu usaha dalam bidang perdagangan ataupun jasa.

SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) merupakan salah satu dokumen yang diwajibkan baik bagi perseorangan maupun badan usaha yang akan menjalankan usaha dalam bidang perdagangan.

Pemegang SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan)  tidak harus pedagangan yang memiliki skala yang besar, bagi sobat yang memiliki usaha perdagangan berskala kecil juga wajib untuk memiliki SIUP ini.

Tujuan dibuatnya SIUP adalah agar usaha sobat mendapatkan izin serta pengesahan dari pihak pemerintah secara pasti. Masalahnya tidak sedikit usaha yang mendapatkan masalah saat menjalankan usahanya tersebut.

Untuk itu ada beberapa syarat dan hal-hal lainnya yang perlu sobat ketahui saat ingin membuat SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan).

Baca Juga : TUJUAN DAN FUNGSI AKUNTANSI 

Syarat Membuat SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Dibawah ini merupakan syarat membuat SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) sebagai syarat administrasi untuk perusahaan perseorangan yaitu sebagai berikut :

  • Fotocopy NPWP
  • Neraca perusahaan
  • SITU (Surat Keterangan Berdomisili)
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemiliki perusahaan tersebut
  • Materai senilai Rp 6.000,-
  • Foto penanggung jawab perusahaan/pemilik perusahaan/direktur utama berukiran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar
  • Mendaptakan izin lain yang berkaitan dengan usaha tersebut
  • Fotocopy sertifikat tempat usaha atau surat sewa menyewa jika tempat usahanya tersebut menyewa milik orang lain
  • Fotocopy bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

Baca Juga : JENIS-JENIS LAPORAN KEUANGAN

Prosedur Membuat SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Dibawah ini merupakan prosedur-prosedur yang harus dilakukan saat anda ingin membuat SIUP yaitu sebagai berikut :

  • Mengambil surat permohonan atau formulir pendaftaran pada kantor Dinas Perdagangan

anda sebagai permilik usaha tersebut bisa datang langsung ke Kantor Pelayanan Perizinan daerah setempat atau bisa datang ke Dinas Perdagangan. Jika anda sedang sibuk, maka anda bisa memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakili mengambil formulir pendaftaran atau surat permohonan tersebut.

  • Formulir pendaftaran diisi lalu ditandatangani

Formulir pendaftaran atau surat permohinan sudah disediakan oleh Dinas Perdagangan, maka anda diharuskan mengissi formulir tersebut secara baik dan lengkap, kemudian anda tanda tangan diatas materai bernilai Rp 6.000,- oleh pemilik utama/direktur utama/penanggung jawab perusahaan tersebut. lalu langkah selanjutnya jika formulir sudah diisi secara baik dan lengkap maka di fotokopi sebanyak 2 rangkap dan digabung dengan berkas administrasi lainnya.

Jika anda memberikan hak kuasa untuk orang lain, maka wajib melampirkan surat kuasa yang ditanda tangani oleh pemilik perusahaan/direktur utama/penanggung jawab perusahaan.

  • Membayar tarif pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Pada tarif ini biasanya jumlahnya berbeda/beda pada setiap kabupaten atau kota madya dan diatur oleh Perda (Peraturan Daerah) tempatnya masing-masing.

  • Pengambilan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Biasanya SIUP sudahbisa diambil dengan jangka waktu 2 minggu. Nanti jika SIUP anda telah jadi, maka anda akan dihubungi langsung oleh pihak petugas dan anda bisa datang ke ke kantor tempat anda dan mengambilnya.

Baca Juga : PENTINGNYA MENGGUNAKAN SOFTWARE TOKO

Jenis-Jenis SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan)

SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) dibedakan menjadi 3 kelompok berdasarkan besarnya modal dari pendirian usaha tersebut, yaitu sebagai berikut :

  • SIUP Besar

Biasanya SIUP besar ini memiliki modal usaha diatas Rp 500.000.000,-

  • SIUP Menengah

SIUP menengah ini memiliki modal usaha berkisar antara Rp 200.000.000,- sampai Rp 500.000.000,-

  • SIUP Kecil

Modal usaha pada SIUP kecil ialah lebih kecil atau sama dengan Rp 200.000.000,-

Baca Juga : APLIKASI TOKO ANDROID PROTOKO ONE

Fungsi SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Dibawah ini merupakan fungsi SIUP bagi pemilik usaha yaitu sebagai berikut :

  • Sebagai syarat yang akan digunakan agar dapat mengikuti proses lelang yang diselenggarakan oleh pemerintah.
  • Sebagai alat pengesahan usaha oleh pemerintah serta dengan begitu usaha yang dijalankan dapat sesuai dengan SIUP tersebut.
  • Jika pengusaha telah memiliki SIUP maka kegiatan ekspor dan impor akan berjalan dengan baik dan lancar.

Jika anda sudah memiliki SIUP  (Surat Izin Usaha Perdagangan) ini maka perusahaan anda sudah terdaftar secara resmi dan anda dinyatakan sah dan resmi untuk menjalankan bisnis atau usaha anda tersebut.

Jadi SIUP ini sangat berperan penting dalam penunjang usaha perdagangan anda, karena dengan adanya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) ini maka usaha perdagangan sobat akan berjalan dengan baik dan aman serta terhindar dari berbagai ancaman.

>>> Download Software Akuntansi Perusahaan Dagang Gratis, Klik Disini <<<